Animation

Showing posts with label Animation. Show all posts
Showing posts with label Animation. Show all posts

2/10/17

Hayao Miyazaki - Masa Depan Animasi



Wawancara John Lasseter bersama Hayao Miyazaki tentang masa depan animasi dan soal computer grafis dalam animasi.

JOHN: Where do you see the future of animation drawing going?

MIYAZAKI: As long as there are people who are doing hand drawn animation, I think will continue to exist.

Both pencils and computers are tool to make our stories. even though the pencil might be an old tool, it is still a tool and we can still use it.

so as long as the tool can be used, I think it will be a way to draw animation.

---


I had an illusion about computers. I thought that computes would do the tiresome tedious work of drawing that we didn't want to do.

I realized that was a mistake, and that actually people were using the computers to event more tiresome things that made it tiresome for us later.

The computer can draw with a certain exactitude, and then we exactly as the computer does.

So the computer methodology enters our brain, and the animators who weren't that good to start with get lousier and lousier in drawing.

I want to take that the computer out of our brains and just be able to draw what we see with our eyes, so I disbanded the computer graphics section.

I tell my animators now, don't worry about how many pages of animation you're drawing, don't try to limit yourself. Event if we draw many, many pages, we still save not having to buy another computer.

Of course we use computers for camera work that we do, and they are coming up with all kinds old techniques to make things look better.

I said we got rid of our computer graphic departement, but it's not that I fored everybody, those people who wanted to move to other sections, moved to the other sections of the studio.

4/2/15

Langkah Kecil - Proyek Panjang


Beberapa waktu lalu saya berkesempatan menerima program bantuan pengembangan film pendek animasi dari IFI.

Klik:
http://www.ifi-id.com/pengumuman-hasil-seleksi-program-bantuan-pengembangan-film-pendek-animasi-indonesia

Program “Bantuan Pengembangan Film Pendek Animasi Indonesia”   dilangsungkan dari bulan Oktober 2014 s.d. Maret 2015 memberikan kesempatan kepada tiga animator Indonesia untuk bekerja di bawah bimbingan sutradara asal Jerman dan Prancis untuk merealisasikan sebuah proyek film pendek animasi, mempelajari berbagai kompetensi baru dan mengenal industri animasi Jerman serta Prancis.

Pada periode tersebut, kedua kandidat yang terpilih harus mengembangkan dan membuat sebuah film pendek animasi berdurasi minimal 2 menit bertema “Perjalanan”.

Kandidat terpilih juga akan mendapatkan kesempatan bertemu secara khusus dengan para profesional yang berkerja di sektor animasi Eropa (sutradara, animator, produser, festival, sekolah animasi), serta mendapatkan masukan-masukan untuk proyek-proyek animasi mereka. 

Program ini meliputi:
•    sesi diskusi dan kerja yang diikuti oleh beberapa profesional asal Jerman, Prancis dan Indonesia yang berkerja di sektor animasi;
•    undangan menghadiri festival animasi terbesar di Jerman dan Prancis;
•    pemutaran film pendek animasi karya para peserta di berbagai festival animasi di Jerman, Prancis dan Indonesia. 



2/20/14

11/21/13

CG Artist | Tips Karir Fantastis


"Kamu dapat menawarkan ide-ide dan gagasan kepada dunia & membuat orang lain
merasa lebih baikdan tersenyum dan menangis dengan animasimu. Mampu menyentuh hatiorang adalah hal paling fantastis dalam animasi"

Bekerja di sebuah studio besar dan mengerjakan proyek-proyek animasi internasional, barangkali adalah sebuah impian 'sexy' seorang CG Artist (atau calon). Ada kalanya hal itu membuat mereka, terutama pemula, kurang hati-hati mengambil langkah strategis untuk memulai berkarir. Tak jarang pula kurang tepat memilih jalur untuk meningkatkan skill. Berikut beberapa tips berkarir di dunia CG atau animasi yang disarikan dari berbagai sumber.

2/25/13

2/19/13

DVD Tutorial Animasi






Animasi adalah salah satu bidang kreatif yang menjanjikan. Peluang kerja, bisnis, dan industrinya sudah banyak berkembang dengan baik. Namun sayangnya pembelajaran animasi seringkali ‘terkungkung’ hanya seputar software dan tutorial yang membosankan. DVD ini cocok sekali untuk pembelajaran dasar dan menengah karena dikemas dengan mindset tradisional ke digital, sehingga bisa diterapkan dimanapun.

PRE-ORDER: http://toko.blenderindonesia.org/product/dvd-tutorial/

6/14/12

Tantan | Behind The Scenes




Membuat video dokumentasi (behind the scenes) adalah favorit saya. Proses ini menjadi sangat penting ketika kelak jejaknya bisa terus dinikmati. Entah sebagai kenangan, arsip, atau inspirasi anak cucu. Walau tidak terlalu panjang, minimal bisa menggambarkan beberapa proses animasi dan orang yang terlibat didalamnya.

1/3/11

Blender - Vertex Painting




Tutorial sederhana ini menjelaskan penggunaan vertex painting sebagai alternatif texturing. Dalam hal ini kita tidak memerlukan software external pengolah image semacam GIMP atau MyPaint. Obyek langsung diberi material dengan menggunakan brush dalam mode vertex painting. Simple, cepat, dan mudah digunakan. Sebagai akhir, texture di Unvrap dan BAKE untuk diterapkan menjadi UV texture.

DOWNLOAD: http://www.4shared.com/file/J3nf4Trx/ice-cream.html

12/21/10

Rhythm of Heaven




Film ini adalah kolaborasi saya bersama sahabat saya sewaktu di ISI Jogja. A.C. Andre Tanama, seorang seniman grafis terkemuka Indonesia. Silakan check katalog online pamerannya: www.andretanama.com dan prosesnya http://gwensilentproject.blogspot.com
----------------------------------------------------------------------


Seorang Gwen dengan mata selalu tertutup dan ketiadaan mulut (bungkam) adalah sebuah sikap. Ketika dunia sedang banyak 'bergosip' atas peradaban dan menjadi arena teaterikal dagelan dengan berbagai aktornya yang menawan, Gwen tidak demikian. Ia memilih menutup panca inderanya dan lebih banyak mendengarnya saja. Ia bangun lalu berdoa dikala 'tidur' atas kedamaianya usai. Ia berdoa. Hanya berdoa.

Gwen menjadi sosok anak kecil yang selalu menyikapi masalah dunia dengan doanya. Ia diam namun hati dan pikirnya selalu berbicara kepada Sang Pencipta. Baginya diam tidak selalu apatis, diamnya adalah melakukan sesuatu lewat bathin yang memancar dan cahaya Kasih.
---------------------------------
Ini adalah hasil akhir dari project ARTnimation (sebutan kami) Gwen Silent. Anda tidak akan menemukan gerakan animasi yang berlebihan sepertii film pada umumnya. Film ini adalah pengejawantahan sebuah karakter dalam keheningan nada surga. Penyertanya sebuah puisi kegelisahan Andre terhadap kedamaian Nirvana, melalui berbagai proses spiritualismenya.
---------------------------------

10/6/10

SINTEL & HEBRING Screening






Blender Indonesia bekerjasama dengan HIMA DKV MSD (Modern School of Design) Yogyakarta menyelenggarakan pemutaran film animasi 3D Blender dan diskusi proses dibalik layar (behind the scenes) Open Movie SINTEL. Acara akan dibawakan oleh HizaRo a.k.a kapten blender.



Sekilas SINTEL

SINTEL adalah sebuah film pendek yang diproduksi secara mandiri, diprakarsai oleh Yayasan Blender sebagai sarana untuk lebih meningkatkan dan memvalidasi penciptaan Blender 3D. Dana awal diperoleh melalui donasi (sumbangan) komunitas melalui internet, yang telah terbukti menjadi model pengembangan yang layak untuk teknologi animasi 3D film secara independen.
15 menit film ini direalisasikan di studio Blender Institute Amsterdam, oleh tim animator internasional dan pengembang (programer). Selain itu, beberapa target teknis dan kreatif penting telah terwujud secara online, oleh pengembang dan seniman dan tim di seluruh dunia.

SINTEL dimulai pada Mei 2009, dengan Ton Roosendaal (producer), kemudian membentuk tim inti yang terdiri dari Colin Levy (Director), David Revoy (art director), Martin Lodewijk (script) dan Jan Morgenstern (komponis). Pada bulan Agustus penulis naskah Ester Wouda didekati sebagai konsultan, yang akhirnya mengambil tanggung jawab untuk seluruh naskah. Ester kemudian bekerjasama dengan Colin, David dan Ton untuk memberikan naskah final di awal November 2009. Sementara itu, Colin dan David membuat storyboard pertama.

Berdasarkan panggilan publik bagi para seniman - dengan lebih dari 150 responden - tim artis Durian dibentuk pada bulan Juli 2009. Dengan anggaran film terakhir masih belum diketahui, target pada saat itu adalah untuk menyelesaikan film ini dalam waktu 7 bulan, dengan tim 6 seniman dan 2 pengembang. Pada saat itu tim masih memiliki harapan untuk dapat mewujudkan script di film 6-8 menit. November, team mengalami krisis dana mendapat suntikan subsidi dari Blender fund, cukup untuk memperpanjang proyek untuk 10 bulan kedepannya, dengan kemungkinan 1 atau 2 kursi artis tambahan dalam beberapa bulan terakhir. Pada saat itu terdapat kerusakan dalam editing animatic, yang mengharuskan script harus direvisi menjadi lebih kompak, dengan struktur cerita menggunakan kilas balik.
Dengan dana tambahan dari Cinegrid Amsterdam Ton akhirnya bisa memperpanjang tim dengan 5 seniman dan pengembang pada Maret 2010. Dengan 14 orang, film itu telah selesai screening pertama pada tanggal 18 Juli di bioskop Studio K di Amsterdam. Film berakhir dengan total durasi 14m: 48S, 888 detik!

Sintel premier pada bulan September 2010 27, di Utrecht di Belanda Film Festival. Semua pekerjaan tim Durian dalam 18 bulan terakhir akan dirilis di bawah lisensi Creative Commons Attribution, gratis untuk semua orang untuk mendistribusikan, belajar dari atau digunakan kembali.

Blender Software

Open Movie SINTEL diproduksi dengan menggunakan software open source Blender yang merupakan perangkat lunak pengolah 3D animasi. Proyek ini sengaja dikembangkan untuk menyempurnakan kemampuan Blender sebagai software utama yang berevolusi dari versi lama 2.49 ke versi baru 2.5. Dikalangan Free Open Source Software (FOSS), Blender sangatlah fenomenal. Selain teruji oleh 2 open movie sebelumnya (Elepahants Dream & Big Buck Bunny serta open game YO!Franky), Blender mengalami perkembangan cukup signifikan dalam kemampuannya untuk produksi profesional. Sebagai sebuah software dengan multi fungsi, kehadirannya di tengah komunitas menjadikan Blender semakin handal karena dikerjakan oleh banyak pengembang dari seluruh dunia.

Bagai 'dewa penolong', tidak berlebihan jika banyak pengguna (Blender Artist) rela mempromosikan dari tangan ke tangan hingga populer diseluruh dunia. Hal lainnya menjadi sangat penting ketika efek dari kehadiran Blender ternyata bisa mengurangi ketergantungan animator terhadap software propietary (berbayar) dalam melakukan produksi. Hemat, tangguh, dan bisa dimodifikasi sendiri sesuai kebutuhan. Di Indonesia komunitas pengguna Blender bisa ditemukan dengan mengakses alamat situs www.blenderindonesia.org atau menemukan komunitas regional yang tersebar di berbagai kota di Indonesia, terutama Jakarta, Bandung, Surabaya, Jogja, Semarang, Malang, dll.

HEBRING

Sebagai pembuka SINTEL, acara dimeriahkan dengan pemutaran film pendek HEBRING besutan Main Studio Jakarta. Film HEBRING sudah dirilis sejak tahun 2007 dan memenangkan berbagai penghargaan Nasional, salah satunya Juara INAICTA 2008 & 2009. Saat ini HEBRING sudah sampai pada rilis ke-3 yang rencananya akan ditayangkan secara Nasional sebagai serial TV. Kesuksesan hebring tidak lepas dari Blender dan komunitas online seperti KASKUS, Facebook dan Blender Indonesia. Para animatornya bahu membahu ikut membesarkan komunitas dengan serangkaian workshop di bebrapa kota besar di Indonesia.

HEBRING, menurut Marlin Sugama dan Andi Martin (Main Motion Games) sebagai pembuat karakter Hebring, animasi dikembangkan full 3D, yang tokohnya berasal dari Tasikmalaya-Jawa Barat dengan nama asli Heru (yang merupakan plesetan dari Hero). Di sisi lain, melalui tokoh super hero yang asli Indonesia, Marlin berharap masyarakat dapat mengambil sifat positif dari orang asli Indonesia kebanyakan, yakni suka menolong dan peduli terhadap sesama. (BISKOM)

Cerita sukses HEBRING bisa ditemui di blog:
http://hebringanimation.blogspot.com/

Selamat Menyaksikan!
HizaRo (Founder BlenderIndonesia.ORG)